Langsung ke konten utama

Postingan

Salju di Garis Pantai

Di sebuah desa kecil yang terletak di pinggir pantai, hiduplah seorang gadis muda bernama Mei. Setiap sore, ia duduk di tepi laut, menatap langit yang berwarna lembut saat senja. Laut yang luas dan angin yang berhembus lembut membuatnya merasa terhubung dengan dunia, meskipun hatinya sering kali terasa kosong. Ada sebuah kenangan yang selalu ia simpan dalam hati, kenangan tentang kata-kata yang pernah diucapkan seseorang yang pernah begitu dekat dengannya: “Cinta pertama itu seperti salju yang jatuh di garis pantai. Lembut, murni, dan penuh harapan.” Cinta pertama itu datang dalam wujud seorang pemuda bernama Jun. Ia datang seperti musim yang tak terduga, dengan senyum yang hangat dan mata yang penuh cahaya. Mereka bertemu di musim kelima, saat semuanya terasa seperti takdir yang sudah dipersiapkan. Saat itu, Mei percaya bahwa di dunia ini, segala hal mungkin terjadi jika hati cukup percaya. Mereka berbicara tentang banyak hal, mimpi, harapan, dan keinginan untuk menjelajahi dunia...