“Sayu, kita putus.” Kata-kata Toshiyuki tiba-tiba menghentak, membuat aku kaget luar biasa. “Aku jatuh cinta sama orang lain.” Toshiyuki terus berbicara seolah tak peduli kalau aku masih dalam keadaan shock. “T-tidak...” Aku hanya bisa mengucapkan itu, namun Toshiyuki tak mendengarnya. “Dia jauh lebih muda dan lebih imut dari kamu. Lagian, ini rumahku. Pergi sana.” Orang yang selama ini aku anggap baik, kini sudah berubah. Aku diusir begitu saja dari apartemen, hanya membawa satu tas, dan rasanya putus asa. Bahkan aku merasa lebih baik jika aku mati saja. “Akhirnya aku putusin wanita parasit itu.” Pernyataan Toshiyuki saat reuni setelah setahun membuat Kazuki hampir tersedak minumannya. “Parasit wanita?” “Iya, Sayu.” “…Dia pacarmu yang tinggal bareng kamu, kan?” “Aku yang bayar semuanya! Kamu percaya nggak?” “…Toshiyuki, kamu punya uang cukup untuk hidup bareng orang lain?” “Ya, cukup sih...” “Wow, itu keren. Aku ...